Minggu, 13 November 2016

PHBD_Pemanfaatan dan Pengolahan Limbah Kulit Batang Musa Paradisiaca

Masih tentang Program Hibah Bina Desa (PHBD).
Tapi Kali ini adalah karya yang Aku dan Temanku tampilkan/presentasikan pada saat mengikuti Untirta Smart Camp 2 (USC2) kemarin, 12 November 2016 di Saung Galih, Banten Lama.
Tolong bagi pembaca tidak men-Copy Paste- tulisan di bawah ini, karena tidak bersifat gratis. ini hasil pemikiran dan peneliotian, butuh kerja keras dalam penyusunannya.
Hargai orang lain jika Anda ingin dihargai.
OK???


PROPOSAL PROGRAM HIBAH BINA DESA
Pemanfaatan dan Pengelolahan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Sebagai Kerajinan Alat-Alat Rumah Tangga dalam
Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu di Desa Sigedong Kecamatan
Mancak Kabupaten Serang


 












 Oleh :
AJI PANCER AGUNG RINO
ALFI JAHROINA






UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
KOTA SERANG
2016

A.           JUDUL
Pemanfaatan dan Pengelolahan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Sebagai Kerajinan Alat-Alat Rumah Tangga dalam Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu di Desa Sigedong Kecamatan Mancak Kabupaten Serang.
B.            LATAR BELAKANG MASALAH
Kabupaten Serang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten. Kabupaten Serang dianugerahi wilayah yang cukup luas, hal ini tentunya memilik dampak positif maupun negatif. Hal yang positif diantaranya berkembangnya iklim industri yang cukup maju yaitu di daerah Serang Barat dan Serang Timur, kemudian dari segi sumber daya alam (SDA)  pun, Kabupaten Serang mempunyai kekayaan alam yang melimpah. Namun di balik itu semua, Kabupaten Serang pun ternyata memiliki segudang permasalahan diantaranya adanya pengangguran, tingginya angka kemiskinan, serta kurang perhatiaan masyarakat terhadap lingkungan yang sebenarnya bisa menjadi nilai ekonomis.
Desa Sigedong merupakan salah satu wilayah yang terletak di titik perbatasan antara Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Wilayah ini terletak ± 8 Kilometer dari pusat Kota Cilegon, namun mempunyai jarak yang cukup jauh menuju pusat Kabupaten Serang, yaitu sekitar ± 35 Kilometer. Sehingga Desa Sigedong ini secara geografis dan budaya lebih erat kaitannya dengan Kota Cilegon.
Mata pencarian masyarakat Desa Sigedong sebagian besar adalah berprofesi sebagai buruh tani karena memanfaatkan wilayah yang memilki potensi agraris yang baik. Namun, ada satu hal potensi yang tidak terdeteksi oleh masyarakat, yaitu limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca). Karena banyak limbah limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) yang berserakan di sekitar kebun warga. Padahal gedebog pisang dapat menjadi peluang bisnis dan sedikit banyak mampu mengangkat ekonomi masyarakat.
Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) merupakan limbah dari pohon pisang yang sudah mati. Ukurannya dapat mencapai diameter 10 cm dengan panjang 1,5 m. Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) mampu diolah menjadi kerajinan yang dapat memiliki nilai jual yang tinggi, dengan dikembangkan menjadi tempat sampah, tas, keranjang, teplak meja, tikar dan sejenis lainnya. Dengan adanya pemanfaatan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) ini, hal ini dapat menjadi alat untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang berada di Desa Sigedong untuk meningkatkan perekonomian.

C.           RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas dapat dibuat rumusan masalah sebagai berikut :
1.        Bagaimana cara memberdayakan ibu-ibu Desa Sigedong dalam pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca)?
2.        Bagaimana cara pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual bagi ibu-ibu di Desa Sigedong?
3.        Bagaimana langkah untuk memasarkan hasil kerajinan pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) pada konsumen  sebagai kerajinan yang memiliki nilai ekonomis dan ramah lingkungan?

D.           TUJUAN

1.        Memberi  pemberdayaan ibu-ibu Desa Sigedong sebagai produsen dalam kerajain rumah dari pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca).
2.        Memberdayakan potensi pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) sebagai kerajinan rumah sehingga ibu-ibu Desa Sigedong dapat meningkatkan perekonomian.
3.        Dapat memiliki keterampilan dan memasarkan hasil kerajinan dari pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca).

E.            INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM

1.        Adanya perubahan pola pikir ibu-ibu Desa Sigedong terhadap pengelolahan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca).
2.        Meningkatnya perekonomian ibu-ibu Desa Sigedong karena penjualan hasil usaha kreatifnya.
3.        Meningkatnya popularitas dan eksistensi Desa Sigedong dengan hasil usaha kreatifnya.
4.        Terjalinnya kemitraan ibu-ibu Desa Sigendong dalam mengolah limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) dengan pemerintah desa.
5.        Mempunyai keterampilan yang baik dalam mengolah limbah kulit batang pisang(musaparadisiaca).

F.            LUARAN YANG DIHARAPKAN

1.        Membuat panduan aplikasi cara mengelola limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) menjadi kerajinan.
2.        Memotivasi ibu-ibu desa lain untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh desanya.  
3.        Terpublikasinya usaha kreatif ibu-ibu Desa Sigedong dalam memanfaatkan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) melalui Jurnal Nasional terakreditasi. 
4.        Pemasangan poster usaha kreatif ibu-ibu Desa Sigedong dalam memanfaatkan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca).






G.           KEGUNAAN PROGRAM

1.        Memberikan kegiatan positif bagi ibu-ibu Desa Sigedong dengan memanfaatkan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) sebagai usaha kreatif.
2.        Memberikan pengetahuan ibu-ibu Desa Sigedong agar bisa memanfaatkan limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) sebagai bahan pembuatan tempat sampah, tas, keranjang dan sejenis lainnya.
3.        Memberi pengetahuan lift skill ibu-ibu Desa Sigedong tentang cara pemasaran yang baik.

H.           GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Sasaran pada penelitian ini adalah Desa Sigedong Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang Provinsi Banten. Jarak dari pusat Kota Serang adalah sekitar ± 35 Kilometer. Karena letak geografisnya yang terpisah cukup jauh dengan pemerintah Kabupaten Serang membuat Desa Sigedong seolah terlupakan.






Sumber : Google Maps
Oleh karena itu, masyarakat Desa Sigedong kurang mendapat pelatihan khusus mengenai life skill dalam memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki daerahnya dengan semaksimal mungkin. Salah satu Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dimanfaatkan yaitu pohon pisang, banyaknya limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) di Desa Sigedong seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan.





Sumber : Dokumen Pribadi
Banyaknya limbah kulit batang pisang (musa paradisiaca) yang dibiarkan begitu saja oleh masyarakat seharusnya dapat diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi. Dan dilihat dari Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Sigedong cukup mendukung, dengan dilihat dari cukup banyaknya masyarakat Desa Sigedong. Dimana bapak-bapak di Desa Sigedong berprofesi sebagai petani dan ibu-ibu Desa Sigedong hanya sebagai ibu rumah tangga. Hal ini akan memudah pengusul untuk mengembangkan life skill pada masyarakat Desa Sigedong khususnya ibu-ibu.

I.              METODE PELAKSANAAN

Dalam pengelolaan “Pemanfaatan dan Pengelolaan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Sebagai Kerajinan Alat-Alat Rumah Tangga dalam Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu di Desa Sigedong Kecamatan Mancak Kabupaten Serang” langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
Bevel: Sosialisasi Kegiatan Limbah Kulit Pisang (Musa Paradisiaca)
 


Bevel: Managemen Organisasi Masyarakat`
Bevel: Pembekalan Kompetensi
 



Bevel: Persiapan Sarana Dan Fasilitas                                                                                                

Bevel: Sistem Pengelohan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca)
Bevel: Membentuk Desain
Bevel: Pemilihan & Pengeringan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca)
Bevel: Pembuatan Limbah Kulit Batang Pisang (Musa Paradisiaca) Sesuai Desain
Bevel: Publikasi & Pemasaran
Bevel: Evaluiasi
 













1.        Sosialisasi kegiatan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca)
Sosialisasi ini berfungsi untuk tahap pertama yaitu pengenalan materi terhadap ibu-ibu Desa Sigedong sekaligus melihat reaksi dari penduduk setempat. Ini adalah langkah awal untuk melakukan program ini.
2.        Manajemen organisasi masyarakat
Tahap ini dapat juga disebut sebagai perizinan kepada petinggi desa untuk melakukan program yang akan dijalankan.
3.        Pembekalan kompetensi
Setelah semua perizinan selesai, maka tim pengusul melakukan pembekalan materi untuk melakukan program pengolahan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) terhadap ibu-ibu desa Sigedong.
4.        Persiapan sarana dan fasilitas
Langkah selanjutnya, yaitu mempersiapkan sarana dan fasilitas untuk menunjang program limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca).
5.        Sistem pengelolaan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca)
Setelah sarana dan fasilitas terpenuhi, maka  langsung membahastentang sistem pengelolaan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca).
6.        Membentuk desain
Sebelum mencari bahan untuk membuat kerajinan, desain kerajinan harus dibuat terlebih dahulu, hal ini berfungsi untuk mengefektikan waktu.
7.        Pemilihan & pengeringan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca)
Pada tahap ini, penentuan limbah kulit batang pisang (Musa  Paradisiaca) yang masih bagus sangat diperlukan untuk kualitas kerajinan. Pengeringan dilakukan seperlunya, karena kulit batang pisang yang bagus tidak memerlukan waktu yang lama untuk di keringkan.
8.        Pembuatan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) sesuai desain.
Pada tahap ini, limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) dibentuk sesuai dengan desain yang telah ditentukan.
9.        Publikasi & Pemasaran,
Setelah kerajinan selesai dibuat, maka tahap selanjutnya adalah publikasi. Tahap ini berfungsi untuk mengenalkan kerajinan tangan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca) Desa Sigedong kepada masyrarakat sekitar. Tahap selanjutnya ialah pemasaran, Disini tim pengusul membantu untuk memasarkan kerajinan limbah kulit batang pisang (Musa Paradisiaca).
10.    Evaluasi
Tahap ini adalah tahap terakhir dari program pemanfaatan limbah kulit batang pisang, diadakan evaluasi oleh tim pengusul yang berfungsi untuk mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan.
J.             JANGKA WAKTU PENELITIAN
Jangka waktu yang di butuhkan oleh tim peneliti selama 4 bulan.
Jenis Kegitan
Bulan ke
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
Sosialisasi 1
















Sosialisasi 2
















MOM
















Pembekalan kompetensi
















Persiapan sarpras
















Sistem PLKBP
















Membentuk desain
















Pemilihan & pengeringan LKBP
















Pembuatan LKBP sesuai desain
















Pemasaran & publikasi
















Evaluasi

















K.           KEMITRAAN
Dalam pelaksanaan Program Hiba Bina Desa (PHBD), tentunya tim tidak dapat menjalankan dengan sendiri. Dan tim peneliti membutuhkan bantuan dan kerja sama dari berbagai pihak yang ingin membantu demi tercapaiya kelancaran dalam kegiatan ini. Adapun pihak-pihak yang terkait dalam Program Hiba Bina Desa (PHBD) antara lain :
1.    Mahasiswa
2.    Ibu-ibu Desa Sigedong
3.    Pemerintah Desa Sigedong

L.            USULAN BIAYA
Dalam melaksanakan suatu kegiatan tidak lepas dari biaya atau anggaran yang dibutuhkan agar dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Sehubungan dengan kegiatan diatas, kami mengusulkan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk terlaksanannya program ini sebesar Rp. 45.000.000 yang dana tersebut bersumber dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
No
Rencana anggaran biaya
Biaya
1
Biaya bahan habis pakai
Rp.       9.220.000
2
Biaya peralatan penunjang
Rp.     14.250.000
3
Biaya tranportasi
Rp.       8.280.000
4
Biaya publikasi
Rp.     13.250.000
Total kesuluruhan
Rp.    45.000.000


Program Hibah Bina Desa-Membatik

Di sini aku akan memposting salah satu karyaku paling baru, baru dirancang pas malam sabtu, 11 November 2016...
pas banget kan tanggal Cantik.
Kali ini, postingan aku berkaitan dengan Karya Tulis Ilmiah berupa rancangan/proposal Program Hibah Bina Desa.
Aku niatnya pengen banget mempopulerkan metode membatik yang baik dan benar, di kampung halamanku. karena jujur saja di kampung aku sekarang sudah krisis keahlian/soft skill yang berkaitan dengan budaya lokal khas Indonesia.
jadi aku berinisiatif buat mengadakan Pelatihan Membatik untuk generasi Muda di Kampungku, khususnya.
Oke check it out...

A.    JUDUL
“Pelatihan Membatik bagi Remaja di Kampung Gelereng”
B.     LATAR BELAKANG
Kampung Gelereng merupakan salah satu daerah yang terletak di Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Dinamakan Kampung Gelereng karena daerah ini terletak di kaki  Bukit Taka, dan memiliki tekstur menurun sehingga ketika terjadi tsunami sebagian dari daerah ini terhempas air laut. Namun merupakan daerah yang cukup subur.
Sejak tahun 2002, Kecamatan Ciwandan yang sudah disetujui sejak awal direncanakan akan dijadikan sebagai kawasan industri ternyata berdampak pula terhadap pola kehidupan masyarakat Gelereng. Begitu banyak akulturasi budaya dari para imgran dari Cina, Jepang, dan Korea.
Masyarakat Kampung Gelereng yang dahulu terkenal dengan keuletannya memnghasilkan produk, salah satunya gula kelapa yang dipasarkan keliling kampung. Namun seiring perkembangan zaman, budaya lokal tersebut berangsur-angsur hilang, bahkan tidak ada remaja sebagai pewaris ilmu membuat gula kelapa (gula merah) tersebut.
Keadaan saat ini yang tidak memungkinkan untuk memproduksi kembali gula merah dari kelapa, maka untuk menjadikan generasi muda yng bangga akan kebudayaan Indonesia perlu diperkenalkan dan dilatih kembali generasi saat ini. Salah satunya pelatihan membatik, yang jujur saja masyarakat Gelereng 99% tidak tahu bagaimana cara membatik, meskipun mereka mengenal produk bernuansa batik.

C.    RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka diperoleh rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Bagaiaman model pelatihan yang akan diterapkan?
2.      Siapa sajakah yang akan terlibat dalam kegiatan pelatihan tersebut?




D.    TUJUAN PENELITIAN
1.      Dapat menerapkan model pelatihan yang efektif terhadap remaja.
2.      Memperkenalkan kepada msayarakat bahwa terdapat sentra pelatihan Batik Banten di daerah Serang.
E.     INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM
1.      Terlaksananya dengan baik kegiatan pelatihan yang telah direncanakan.
2.      Bertambahnya pengetahuan masyarakat tentang cara membatik.
F.     LUARAN YANG DIHARAPKAN
1.      Terbentuk kembali kepribadian ulet dalam diri masyarakat Kampung Gelereng.
2.      Eksisnya Batik Banten sebagai hal yang baru di wilayah Kampung Gelereng.
G.    KEGUNAAN PROGRAM
1.      Memberikan kegiatan positif bagi para remaja di Kampung Gelereng.
2.      Memberikan pengetahuan bagi para remaja Kampung Gelereng tentang cara membati yang baik dan benar.
H.    GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Daerah sasaran adalah sebuah kampung bernama Kampung Gelereng yang terletak sekitar 15 km dari pusat Kota Cilegon. Merupakan daerah industry dengan sebagian (50%) wilayah kampung ini sudah dibangun pabrik gula pasir dan terigu.
Terjadinya akulturasi budaya terhadap warganya sehingga hampir 50% kearifan lokal sudah tidak dapat dirasakan oleh generasi muda.



I.       METODE PELAKSANAAN
Penyusunan Program
1)      Persiapan
2)      Mengadakan Kerjasama dengan salah satu sentra pelatihan Batik Banten yang berada di daerah Cipocok, Kabupaten Serang
3)      Pelatihan membatik.
4)      Menciptakan inovasi usaha mandiri batik dengan kerjasama dengan Sentra Pelatihan Batik Banten.
5)      Evaluasi bersama tim Sentra Pelatihan Batik Banten.
K.    JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Perencanan program ini, dimulai dari persiapan sampai evaluasi program dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan.


Tolong kalian, para pembaca, untuk TIDAK MENCONTEK/Menduplikasi karya saya... 
terimakasih :)

Senin, 17 Oktober 2016

To be an Explorer

Tidak bisa menyalahkan waktu
Karena...
Manusia yang mengelolanya

Cukup lama, lebih dari satu pekan Aku ngga nulis. Khawatir followers menanti-nantikan kelanjutan Perjalanan Sejarah Kehidupanku... wkwkwk

Kebetulan banget banyak hal yang ingin banget Aku bagi ke kalian.
Beuh bingung mau nulis yang mana dulu...haha "so"

Mungkin...

 ngga penting, buat sebagian dari kalian

biasa aja buat diceritain

"Luar bisa" buat yang lain

:)

Kemarin,, Sabtu, 15 Oktober 2016, untuk pertama kalinya Aku dan teman-teman Ikadiksi 'berpetualang'
Petualangan yang ngga terlalu biasa... 

Simple dan sederhana

Kesempatan untuk menumpuk bahan cerita-cerita di blog

i call it Education debating competition (gatau salah atau bener ini terjemahannya) haha

Pertama,,,
Saya ingin ucapkan terima kasih banyak untuk temanku dari Ikadiksi yang sudah mengajak aku, ngasih aku kesempatan untuk "jalan-jalan ke UNJ", bukan sekadar jalan-jalan... ada misi yang ingin dicapai., Silaturrahim dengan kawan-kawan sesama ikadiksi.
alhamdulillah...

Sekian dulu, besok aku edit lagi,,,haha

Jumat, 07 Oktober 2016

Biasa Kita Sebut "ProKer" #DutaJilbabUNTIRTA

Memang harus diingat-ingat

Bagaimana rasanya ketika Kamu memiliki banyak tugas di waktu yang hampir bersamaan???
maybe ini tanggapan Kamu:

Biasa aja

Wah iyah tuh, aku suka kelabakan!

Hmmm bikin tambah males buat nyelesai'in

Ah kamu lebay, gitu dOang!

Syukuri aja apa yang Allah amanahkan kepada kita. (pake emot smile)

Haha iya iya tanggapan di atas sebenernya tanggapan Aku juga kalo ada yang ngomong kaya yang aku tanyain di awal, wkwkw :D
Tentunya tiap orang memiliki porsi ketahanan mental sendiri. Bagi yang terbiasa nyantai, menikmati hidup dengan penuh kenyamanan, bila disentak dengan datanganya tugas SEABREG, mungkin saja dia merasa kelabakan. 

Tidak semuanya begitu juga sih, ada kriteria orang-orang yang dalam keadaan apapun Ia akan tetap tenang, santai, namun dapat melaksanakan semua tugasnya dengan baik di waktu yang tepat, meski deathline-nya mepet. KEREN woooo...

Jadi gini sebenernya kawan>>>

Itu yang aku rasain hari ini, hari Jum'at tanggal tujuh bulan Oktober tahun dua ribu enam belas.
Beberapa diantara tanggapan2 di atas hampir semuanya aku rasakan.
Aku emang kadang lebay, segala sesuatu padahal bisa diajak selow gituLah, dan Aku malah serudukan. Diajak tenang bisa kali yah...bisa bisa !!!

Ada yang mau tahu, kira-kira apa sih yang uat aku cerita kaya gini???

Walo pun ngga ada yang mau tahu, Aku tak peduli, Aku bakal cerita... mudah-mudahan dapat dicerna dengan baik oleh kalian, wahai para follower... HAHA

Today is time to present visions and mission if I can be Untirta Hijab Envoy (bener ga sih bahas Inggrisnya ini? wkwkw)

Nah, dalam audisi ini (Duta Jilbab Untirta), para finalis (7 besar) diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja apabila menjadi Duta Jilbab Untirta.
menurutku ini berat banget, kita tidak boleh sembanrangan membuat visi dan misi yang dikhawatirkan tidak terlaksan bila sudah menjadi seorang duta. Karena akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Semua hal sih, pasti. hmmm

ada yang mau tahu ngga apa aja sih visi dan misi Saya?

NGGA ADA JUGA yang mau tahu???
Bodo amat ah, aku mau cerita aja.. :P

Ini Dia:

VISI
Menjadikan kader UHC sebagai pelopor muslimah canggih, tangguh, dan multitalenta

MISI
Meningkatkah ilmu pengetahuan dan teknologi
Mengedepankan praktik langsung dalam berdakwah
Memberikan bekal keterampilan kepada seluruh kader UHC dan mengajarkan kepada muslimah lainnya

Pancarkan jiwa positif dengan istiqomah berakhlaqul karimah

Adapun PROgram KERja yang Aku agendakan adalaaaah... iniii>>>

The TUTOR
Application & Hijab Syar’i

1.     Tujuan Program
Memberikan pelatihan aplikasi berbasis computer dan mengajak seluruh Mahasiswi, muslimah UNTIRTA, untuk terbiasa selalu berpakaian syar’i demi menjalankan kewajiban sebagai umat muslim yang beriman dan bertaqwa, serta terpeliharanya citra positif masyarakat terhadap eksistensi kampus.

2.     Sasaran Program
Seluruh Mahasiswi muslimah di lingkungan kampus UNTIRTA.

3.     Waktu Pelaksanaan
Jum’at, 6-7 Januari 2017

4.     Susunan Kegiatan Program

 Tahap 1
·        Membuka stand penerimaan hibah Hijab Syar’i
·        Mengumpulkan dan untuk membeli tambahan Hijab Syar’i


 Tahap 2
·        Mempersiapkan agenda pelatihan berbagai Software yang dibuka untuk umum (seluruh mahasiswi UNTIRTA)
·        Mengadakan kegiatan pelatihan GRATIS pada 6 Januari 2017
·        Setelah pelatihan selesai, seluruh peserta tidak diperkenankan meninggalkan tempat, namun mendapatkan pelatihan/Tutorial Hijab Syar’i
·        Jilbab yang dipakai tidak perlu dikembalikan (diberikan)
·        7 Januari 2017: Pelatihan kedua, peserta yang mengikuti pelatihan pada 6 Januari diperkenankan menghadiri kembali pelatihan ke-2 dengan syarat memakai Hijab yang diberikan pada hari sebelumnya dan diperbolehkan membawa teman.
oke fix.

Tawakkal 'alaallah...
Jika Allah SWT menghendaki Saya menjadi seorang duta... Saya hanya bisa bermohon untuk selalu dibimbing ke jalan kebenaran, dijauhkan dari segala bentuk kesombongan, dan tetap selalu dilapangkan rizkinya. Aamiin

Jika pun tidak, insyaAllah akan tetap husnudzhon dan istiqomah menjadi duta dalam jalan kebenaran... aamiin

hmmm
Alhamdulillaah...

Eits, barangakali dianatar kalian terlalu fokus dengan bahasan di atas. ada yang lupa kalo aku lagi cerita apa sebenarnya??? haha
iya, aku kan lagi cerita aku kadang suka keteteran kalo banyak tugas yang deathline tuh nempel-nempel... haha

Udah ah, wkwkw




Biasa Kita Sebut "ProKer" #DutaJilbabUNTIRTA

Memang harus diingat-ingat

Bagaimana rasanya ketika Kamu memiliki banyak tugas di waktu yang hampir bersamaan???
maybe ini tanggapan Kamu:

Biasa aja

Wah iyah tuh, aku suka kelabakan!

Hmmm bikin tambah males buat nyelesai'in

Ah kamu lebay, gitu dOang!

Syukuri aja apa yang Allah amanahkan kepada kita. (pake emot smile)

Haha iya iya tanggapan di atas sebenernya tanggapan Aku juga kalo ada yang ngomong kaya yang aku tanyain di awal, wkwkw :D
Tentunya tiap orang memiliki porsi ketahanan mental sendiri. Bagi yang terbiasa nyantai, menikmati hidup dengan penuh kenyamanan, bila disentak dengan datanganya tugas SEABREG, mungkin saja dia merasa kelabakan. 

Tidak semuanya begitu juga sih, ada kriteria orang-orang yang dalam keadaan apapun Ia akan tetap tenang, santai, namun dapat melaksanakan semua tugasnya dengan baik di waktu yang tepat, meski deathline-nya mepet. KEREN woooo...

Jadi gini sebenernya kawan>>>

Itu yang aku rasain hari ini, hari Jum'at tanggal tujuh bulan Oktober tahun dua ribu enam belas.
Beberapa diantara tanggapan2 di atas hampir semuanya aku rasakan.
Aku emang kadang lebay, segala sesuatu padahal bisa diajak selow gituLah, dan Aku malah serudukan. Diajak tenang bisa kali yah...bisa bisa !!!

Ada yang mau tahu, kira-kira apa sih yang uat aku cerita kaya gini???

Walo pun ngga ada yang mau tahu, Aku tak peduli, Aku bakal cerita... mudah-mudahan dapat dicerna dengan baik oleh kalian, wahai para follower... HAHA

Today is time to present visions and mission if I can be Untirta Hijab Envoy (bener ga sih bahas Inggrisnya ini? wkwkw)

Nah, dalam audisi ini (Duta Jilbab Untirta), para finalis (7 besar) diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja apabila menjadi Duta Jilbab Untirta.
menurutku ini berat banget, kita tidak boleh sembanrangan membuat visi dan misi yang dikhawatirkan tidak terlaksan bila sudah menjadi seorang duta. Karena akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Semua hal sih, pasti. hmmm

ada yang mau tahu ngga apa aja sih visi dan misi Saya?

NGGA ADA JUGA yang mau tahu???
Bodo amat ah, aku mau cerita aja.. :P

Ini Dia:

VISI
Menjadikan kader UHC sebagai pelopor muslimah canggih, tangguh, dan multitalenta

MISI
Meningkatkah ilmu pengetahuan dan teknologi
Mengedepankan praktik langsung dalam berdakwah
Memberikan bekal keterampilan kepada seluruh kader UHC dan mengajarkan kepada muslimah lainnya

Pancarkan jiwa positif dengan istiqomah berakhlaqul karimah

Adapun PROgram KERja yang Aku agendakan adalaaaah... iniii>>>

The TUTOR
Application & Hijab Syar’i

1.     Tujuan Program
Memberikan pelatihan aplikasi berbasis computer dan mengajak seluruh Mahasiswi, muslimah UNTIRTA, untuk terbiasa selalu berpakaian syar’i demi menjalankan kewajiban sebagai umat muslim yang beriman dan bertaqwa, serta terpeliharanya citra positif masyarakat terhadap eksistensi kampus.

2.     Sasaran Program
Seluruh Mahasiswi muslimah di lingkungan kampus UNTIRTA.

3.     Waktu Pelaksanaan
Jum’at, 6-7 Januari 2017

4.     Susunan Kegiatan Program

 Tahap 1
·        Membuka stand penerimaan hibah Hijab Syar’i
·        Mengumpulkan dan untuk membeli tambahan Hijab Syar’i


 Tahap 2
·        Mempersiapkan agenda pelatihan berbagai Software yang dibuka untuk umum (seluruh mahasiswi UNTIRTA)
·        Mengadakan kegiatan pelatihan GRATIS pada 6 Januari 2017
·        Setelah pelatihan selesai, seluruh peserta tidak diperkenankan meninggalkan tempat, namun mendapatkan pelatihan/Tutorial Hijab Syar’i
·        Jilbab yang dipakai tidak perlu dikembalikan (diberikan)
·        7 Januari 2017: Pelatihan kedua, peserta yang mengikuti pelatihan pada 6 Januari diperkenankan menghadiri kembali pelatihan ke-2 dengan syarat memakai Hijab yang diberikan pada hari sebelumnya dan diperbolehkan membawa teman.
oke fix.

Tawakkal 'alaallah...
Jika Allah SWT menghendaki Saya menjadi seorang duta... Saya hanya bisa bermohon untuk selalu dibimbing ke jalan kebenaran, dijauhkan dari segala bentuk kesombongan, dan tetap selalu dilapangkan rizkinya. Aamiin

Jika pun tidak, insyaAllah akan tetap husnudzhon dan istiqomah menjadi duta dalam jalan kebenaran... aamiin

hmmm
Alhamdulillaah...

Eits, barangakali dianatar kalian terlalu fokus dengan bahasan di atas. ada yang lupa kalo aku lagi cerita apa sebenarnya??? haha
iya, aku kan lagi cerita aku kadang suka keteteran kalo banyak tugas yang deathline tuh nempel-nempel... haha

Udah ah, wkwkw




Rabu, 05 Oktober 2016

Today

untuk membantu ingatan saya yang saya sadari tidak terlalu baik, momentum hari ini harus didokumentasikan. Yaps di blog ini...

Senin, 03 Oktober 2016

Get Some Knowledge from "maen kartu"

Main Kartu

Santai aja sih yah...
Hingga senja hari ini, bahkan malam, kemungkinan.
Ada banyak temen yang ga sengaja kumpul... ^^

Seperti biasa, ruang perpustakaan jadi temapat berkumpul, entah ngapain aja terserah. Alhamdulillahnya sih ngga ada yang ngelarang atau apa.

Udah sedikit niat sih, aku pengen maen kartu remi yang kebetulan lagi nganggur di atas etalase.
Yaudah ngajakin temen2 maen. Aslinya sih aku ga ngikut, belom bisa dan belum tahu gimana peraturan mainnya.
Temen-temen aku iseng ngga ngebolehin aku maen kartu...wkwkwk
OkeSippp...
Tapi ya aku pikir ngga salah untuk sedikit tahu tentang permainan yang dari dulu aku tahu judulnya, tapi gapernah, meskipun selama ini, sampai saat ini baru memperhatikan orang-orang maen.
Dari sini aku tahu, kalo permainan ini BAGUSNYA dimainkan oleh 4 orang saja. OOOO

Oiya, sebelumnya aku juga tahu jumlah kartu ini ada 52 lembar, biasaaa kan ada yah di mata pelajaran peluang itu Loh.
asik yah...
Dulu, waktu aku MTs, pernah guru Aku bilang katanya, "sebenernya kita mempelajari materi peluang di permainan kartu ini bukan niat untuk mengajarkan murid-muridnya jago maen kartu buat judi. Bukan yah! Tapi merupakan sebagai salah satu penerapan materi peluang ajah! OKEy Paham???!!!

Kembali ke hari ini,
Dan baru tahu juga, bahwa setiap kartu memiliki nilai tersendiri.
Kalo ngga salah ini urtan kartu dengan nilai terendah ke tertinggi =>>>

Angka 3
Angka 4
Angka 5
Angka 6
Angka 7
Angka 8
Angka 9
Kartu J
kartu Quin
Kartu King
Kartu AS
Angka 2

Eh, kalo ada yang salah atau kurang kartu, kalian boleh TINGGALKAN KOMENT yaah, pleasee...sekalian untuk menambah pengetahuanku dan para pembaca lainnya juga.
(walopun sebenernya aku tinggal search aja di mbah google wwkwkwk)
Eh tapi aku ngga mau gitu, aku mau diantara kalian, pembaca, ada yang peduli sama tulisan aku...hehehe :D


Ingat yah, kita dapat memperoleh pengetahuan dari mana saja. Termasuk dari kegiatan yang mungkin saja kita anggap "Nggga Penting". Namun, secara ngga disadari justru itulah pengetahuan sesungguhnya...maybe like that.
Nuhun so much buat kalian semua yang telah mengajarkanku banyak hal, semoga Allah membalas kebaikan kalian dan kita semua. Aamiin... :)