Kamis, 04 Juni 2026

Mak, peluk aku

 Padahal aku... 

Semenjak menikah dan punya anak, 

Prioritasku selalu tentang 'rumah'

Pulang kerja langsung ke rumah, 

Ada waktu kosong sedikit, aku (kabur) pulang ke rumah untuk sekadar beres-beres

Ada waktu libur, aku utamakan quality time dengan orang rumah

Rutinitasku seputar tempat kerja & rumah saja

... 

Awal2 seringkali aku menolak ajakan teman untuk nyantai, hiburan sedikit

Lama2 mereka tidak mengajakku lagi, karena ya pasti aku tolak

Kenapa sih aku selalu menolak? 

1. Takut pulangnya telat jemput anak di daycare

2. Takut pulangnya telat jemput anak di rumah omahnya, takut merepotkan, takut ditelpon/Videocall kalau ketahuan di luar tempat kerja kan jadi bahan omongan di belakang.

3. Takut suami ga ridho kalau tau aku ke mana-mana, yang mana hal itu pasti diungkit saat ada perdebatan. Jadinya hanya kesenangan sesaat yang menimbulkan luka. 

... 

Ketakutan-ketakutan itu yang ternyata menumpuk dan jadi bahan ledakan. Karena hati kecilku tentu ingin seperti teman2 yang lain bisa santai sedikit tanpa ada ketakutan2 itu.

 Ingin ada aktivitas lain yang menjadi sedikit hiburan. 

Boro-borolah aku ikut club ini, or komunitas itu. 

... 

Tapi semua yang aku lakukan tidak "telihat" oleh orang rumah. Ya mungkin ini ujian keikhlasanku, tpi nyatanya tidak dihargai itu menimbulkan kelelahan bertumpuk. 

... 

Mak, aku ingin dipeluk. 



Minggu, 10 Mei 2026

Njuuuuttt

 Lanjut sini yuk... 

Lanjut karena banyak yang penasaran, pada kepo, ko bisa aku sebodoh itu? Siapa sih pelakunya? 

____________

Aku lanjutkan ceritanya, karena aku sudah memendam selama ini bertahun tahun sudah muak... Hayati lelahhhhhhh

____________

Jadi ceritanya, kejadian itu saat tahun 2023, saat aku baru saja melahirkan putriku, belum ada 2 bulanlah kalau gasalah. 

Aku dibujuk oleh seseorang yang saaaangat dekat denganku, dia punya niat baik untuk membahagian ibunya. Awalnya aku sempat menolak, tidak setuju dengan niatnya itu karena meskipun berniat baik tapi caranya kurang tepat, bertentangan dengan prinsip hidupku. Tpiiii... Berkali-kali, berhari-hari dia berusaha keras mengambil hati, membujukku untuk aku mau "mengeluarkan" uang sebesar ±60.000K. 

Singkat cerita aku fix mentransfer uang itu. Tpi aku bilang: "ini jadinya 'hutang' yaa, karena aku sebenarnya tidak setuju. Tolong nanti dicicil balikin ke aku."

... 

Sempat beberapa bulan kemudian aku nagih, "hutang yg kemaren gapapa dicicil dikit-dikit, 100K perbulan juga gapapa nanti aku catat!"

Itu aku bilang beberapa kali di lain kesempatan, saking beneran dia ngga ada niat nyicil. Sempat debat sengit memang. Lama-lama aku capek, aku diem ngga nagih2 meski beberapa kali aku singgung. Tpi ko bebal banget, kagak merasa tersinggung. Edyaaaann... 

... 

Beberapa bulan berlalu, Februari 2025 dia punya rencana baik. Pinter banget ngomong nya, aku lupa gimana dia ngerayunya. Intinya aku keluarkan lagi uang sebesar ±40.000K lagi. Tetep aku hilang "Aku catat sebagai hutang ya!"

Urusan rencana baik dia akhirnya terwujud.

____

Memang dari moment itulah aku & dia seringkali berdebat. Mungkin karena aku aslinya keberatan ya, makanya aku suka ngungkit2 lagi uang ±100.000K itu. Tpi lama-lama meredam, lupa. Berulang terjadi seperti itu. Capek banget ya. Soalnya dia gada nyicilnya.. Huuuffft


Aku ngetik pun ampe capek broh.

Minggu, 26 April 2026

Batur Urip

 Entah akhir akhir ini aku sering memperhatikan dan menyimpulkan sendiri tentang ini, teman hidup. Ahay

Teman hidup alias jodoh ya ges

Ada yang punya kisah "teman tapi menikah"

Ada yg "dijodohkan"

Ada yg "Tiba-tiba jodoh"

Ada yg "jodoh 5 langkah"

Ada yg "benci tapi ko jadinya menikah"

Ada yg "pacar banyak, emang cari jodoh"

Ah macem-macemLah

Kamu yg mana kisahnya? 

_________________

Kalo kisahkuuu..... Tebak yg mana? He3

_________________

Tpi aku lagi pengen ceritanya kisahkuu yg duluuuu

Minggu, 08 Februari 2026

D R A M A

 Aku lagi benci banget dengan semua drama yang dibuat si Y.... Sialaan... Manja bangeett... 

Yang tadinya aku "sempet" pengen peduli, jadinya jijik bangeett.... Gila emang si Y

... 

Salah satu hal UTAMA yang paling aku SESALI dalam hidup ini adalah jadi mantu si Y... SIAL BANGET WOY GILA PARAH EDAAAAN ANJING DOANG

Sabtu, 10 Januari 2026

Melahirkan itu tidak sakit loh!

 Alhamdulillah pernah dikasih kesempatan merasakan moment "melahirkan" secara normal. Rasanya bahagiaaaa banget... ^_^


Sebelum aku melahirkan, banyak yang mengatakan "melahirkan itu sakitnya luar biasa loh! "

Setelah aku mengalaminya, memang benar. Hehe... Apalagi saat kontraksi menuju pembukaan lengkap, MasyaAllah bangeet.

Tpi setelah anakku lahir, rasanya plong. Seketika rasa sakit saat kontraksi itu lenyap, lupa. Kuasa Allah beneran terasa banget. Nikmaat. 

_____________

Seiring berjalannya waktu, aku mengalami moment yang jauh lebih MENYAKITKAN daripada melahirkan. Tau apa? 

(Nyesek banget aku mau ngetiknya, saking sakitnya ngga bisa dilupakan, seumur hidup kayanya) 

Bismillah... Aku kasih tau ya, hal / moment yang LEBIH SANGAT MENYAKITKAN dibanding melahirkan adalah ditampar, perut ditendang, dicekik, dipukul kepalanya, dan dibekap mulutnya. Oleh siapa? 

Yang jelas bukan oleh orangtua ku. 

Tebak aja! 

__________

Sakit fisik yang aku rasakan itu jelas menorehkan luka batin yang membuatku trauma. Trauma seumur hidup. Tapi tidak bisa lepas dari si pelaku. Gimana rasanya? Jelas stress, dituntut kuat, diancam untuk tutup mulut. Nama baik? Aku harus menjaga nama baiknya... Padahal aku korban. KORBAN kekerasan fisik dan mental.